Rabu, 26 Oktober 2011

Buletin Al Islam 578: Allah Telah Menghinakan Diktator Libya

Buletin Al Islam
Suara Pembebasan. Buletin Al Islam Edisi 578. "Maka Allah merasakan kepada mereka kehinaan di kehidupan dunia. Dan sesungguhnya azab di hari akhirat lebih besar kalau mereka mengetahui." (TQS az-Zumar [39]: 26)

Begitulah Allah telah menghinakan diktator Libia dan membunuhnya secara buruk, setelah diktator itu membinasakan tumbuhan, hewan, dan manusia selama empat puluh tahun. Diktator Libia itu dahulu memandang dirinya sendiri sebagai Fir’aun masa kini … Akhir dunianya adalah lorong gelap gulita atau pelarian diri yang hina. Dengan itu ia merasakan akibat buruk dari perbuatannya setelah ia meninggalkan istana dan harta timbunannya

”كَمْ تَرَكُوا مِن جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ ﴿٢٥﴾ وَزُرُوعٍ وَمَقَامٍ كَرِيمٍ ﴿٢٦﴾ وَنَعْمَةٍ كَانُوا فِيهَا فَاكِهِينَ ﴿٢٧﴾ كَذَٰلِكَ ۖ وَأَوْرَثْنَاهَا قَوْمًا آخَرِينَ ﴿٢٨﴾ فَمَا بَكَتْ عَلَيْهِمُ السَّمَاءُ وَالْأَرْضُ وَمَا كَانُوا مُنظَرِينَ (٢٩

Alangkah banyaknya taman dan mata air yang mereka tinggalkan dan kebun-kebun serta tempat-tempat yang indah-indah dan kesenangan-kesenangan yang mereka menikmatinya, demikianlah. Dan Kami wariskan semua itu kepada kaum yang lain. Maka langit dan bumi tidak menangisi mereka dan merekapun tidak diberi tangguh. (QS ad-Dukhan [44]: 25-29)

Apakah para diktator yang tersisa akan mengambil pelajaran dari teman-teman mereka yang sudah binasa? Ataukah mereka itu memiliki hati tetapi tidak digunakan untuk memahami, memiliki mata tetapi tidak digunakan untuk melihat dan memiliki telinga tetapi tidak digunakan untuk mendengar? Apakah diktator Syam dan temannya diktator Yaman akan mengambil pelajaran? Apakah mereka akan mengambil pelajaran dari orang-orang yang telah binasa lebih dahulu sebelum mereka, padahal orang-orang itu lebih kuat dari mereka dan lebih banyak mengumpulkan harta? Ataukah mereka seperti hewan ternak bahkan lebih sesat lagi?!

Wahai warga di Libia, wahai kaum Muslim:

Sungguh para syuhada’ yang darah mereka telah ditumpahkan di penjara dan di bawah penyiksaan oleh diktator itu selama masa pemerintahannya, menyampaikan ucapan selamat… Sungguh para syuhada Hizbut Tahrir yang dibunuh oleh Qadzdzafi secara brutal dikarenakan mereka mengatakan kalimat haq di hadapan penguasa keji dan jahat, menyampaikan ucapan selamat… Sungguh seluruh syuhada’ kaum Muslim yang dibunuh oleh diktator itu di kerangkeng penjara-penjara dan di bawah penyiksaan, menyampaikan ucapan selamat… Sungguh para syuhada yang darah mereka ditumpahkan oleh diktator itu di medan perang dengan penuh dosa dan permusuhan, menyampaikan ucapan selamat… Sungguh warga kami di Libia dan kaum Muslim di belahan timur dan barat bumi ini menyampaikan ucapan selamat. Dan sungguh setiap orang yang melakukan revolusi menentang kezaliman para diktator di setiap tempat menyampaikan ucapan selamat…

Wahai warga di Libia, wahai Kaum Muslim:
Mahkotai terbunuhnya diktator itu dengan Anda jadikan perjanjian Anda yang baru adalah perjanjian yang benar dengan Allah dan rasul-Nya; Anda mensyukurinya kepada Allah SWT dengan menerapkan syariah-Nya dan memusnahkan musuh Allah hingga ke akar-akarnya sehingga kaum kafir imperialis tidak memiliki jalan untuk menguasai Anda … Dengan itu Anda menunaikan hak darah-darah suci yang tertumpah dan hak pengorbanan-pengorbanan yang dicurahkan. Jika Anda tidak melakukannya niscaya darah-darah Anda akan mengadukan Anda kepada Pencipta langit dan bumi dan Anda akan menjadi seperti seorang perempuan yang mengurai kembali benangnya setelah dipintal dengan kuat! Kami memperingatkan negeri para mujahid dan negeri para penghafal al-Quran, jangan sampai hal itu terjadi.

Wahai warga di Libia, wahai kaum Muslim:

Hizbut Tahrir memberi nasihat kepada Anda. Bergabunglah ke pihak Allah dan rasul-Nya dan dirikan negara-Nya, negara al-Khilafah ar-Rasyidah, niscaya Anda mulia, bahagia dan meraih keberuntungan di dunia dan akhirat dan itu adalah kebruntungan yang agung… Jangan sampai Anda terpedaya oleh slogan-slogan kaum kafir imperialis dan slogan-slogan antek-antek mereka, untuk berhukum kepada manusia dan bukannya berhukum kepada Rabbnya manusia, yaitu melalui seruan demokrasi dan negara sipil sekuler, sehingga Anda akan termasuk orang-orang yang merugi… Jangan sampai Anda terpedaya oleh janji-janji mereka yang gemerlap berupa bantuan-bantuan yang menyembunyikan racun di balik salutan gula, lahirnya menampakkan kasih sayang padahal batinnya siksa. Anda tidak memerlukan bantuan-bantuan mereka. Negeri Anda adalah negeri yang kaya raya. Allah SWT telah menganugerahi negeri Anda dengan keberkahan bumi dari atas dan bawahnya. Maka jadilah Anda bersama Allah dan bertakwalah kepada-Nya niscaya Allah membukakan barakah dari langit dan bumi untuk Anda.

Hizbut Tahrir berasal dari Anda dan bersama Anda. Maka jadikan takbir kemenangan yang Anda teriakkan, dimana Allah telah membinasakan musuh Anda, jadikan itu takbir kemenangan di dunia di bawah panji al-Khilafah, panji lâ ilâha illâllâh Muhammadun rasûlullâh dan juga jadikan sebagai takbir keberuntungan di akhirat, dibawah naungan Allah SWT pada hari dimana tidak ada naungan kecuali naungan Allah sehingga Allah memandang Anda dengan pandangan kemenangan dan kemuliaan

قَالَ عَسَىٰ رَبُّكُمْ أَن يُهْلِكَ عَدُوَّكُمْ وَيَسْتَخْلِفَكُمْ فِي الْأَرْضِ فَيَنظُرَ كَيْفَ تَعْمَلُونَ


Ia berkata: “Mudah-mudahan Allah membinasakan musuhmu dan menjadikan kamu khalifah di bumi(Nya). Maka Allah akan melihat bagaimana perbuatanmu (QS al-A’raf [7]: 129)

22 Dzulqa’dah 1432 H/ 20 Oktober 2011

Hizbut Tahrir


Daftar Kejahatan Gaddafi Terhadap Rakyatnya

a. Pembantaian massal ribuan orang.
Dilakukan di penjara-penjara, baik akibat penyiksaan maupun pembantaian massal terhadap tahanan secara sengaja, karena mereka punya hubungan dengan kelompok Islam dan karena beroposisi terhadap rezim Gaddafi. Di antaranya yang paling terkenal adalah pembantaian di penjara Abu Salim pada tahun 1996. Di dalam kuburan massal itu ditemukan lebih dari 1000 orang.

b. Bekerjasama dengan Amerika dan Inggris dalam pembantaian dan penyiksaan para tokoh termasuk para tokoh oposisi saat ini .
Agen rahasia CIA AS dan Barat, termasuk MI6 Inggris, memiliki kedekatan emosional dan bersahabat karib dengan agen intelijen rezim Libya, Moammar Gaddafi. Hal itu terungkap dalam sejumlah dokumen rahasia yang ditemukan di Tripoli seperti dilaporkan AFP, Sabtu (3/9). Tumpukan dokumen itu adalah hasil korespondensi agen mata-mata Libya dengan CIA AS dan MI6 Inggris antara tahun 2002 dan 2007.

c. Menghukum mati penduduk sipil di depan umum pada tahun 1980-an, diantaranya :
Omar Ali Debub, guru dan mahasiswa, dihukum gantung pada tanggal 6 April 1977 di depan Gedung Uni Sosialis di Benghazi
Mohammed Bin Saud Al-Tayeb, guru dan mahasiswa, dihukum gantung pada tanggal 6 April 1977 di depan Gedung Uni Sosialis di Benghazi
Ahmed Fouad Fathallah, warga Mesir, dihukum gantung pada tanggal 6 April 1977 di pelabuhan laut Benghazi
Saleh Ali al-Zarouk Al-Nawal, seorang guru, pada bulan April 1982 dieksekusi di penjara
Muhammad Muhatthab Hafan, mahasiswa, karena menjadi anggota Hizbut Tahrir, digantung pada tanggal 7 April 1983 di Fakultas Teknik di Universitas Tripoli
Nimr Khaled Khamis, guru berasal dari Palestina, karena menjadi anggota Hizbut Tahrir, dieksekusi dengan digantung di depan siswa sekolah menengah Al-Fatih pada tanggal 7 April 1983 di Ajdabiyya
Nasser Mohammad Sarisi, guru berasal dari Palestina, karena menjadi anggota Hizbut Tahrir dieksekusi dengan digantung di depan siswa sekolah menengah al-Fatih pada tanggal 7 April 1983 di Ajdabiyya
Ali Ahmed Awadhallah, guru berasal dari Palestina, karena menjadi anggota Hizbut Tahrir, dieksekusi dengan digantung di depan siswa sekolah menengah al-Fatih pada tanggal 7 April 1983 di Ajdabiyya
Hasan Bader al-Badi’, guru berasal dari Palestina, karena menjadi anggota Hizbut Tahrir dieksekusi dengan digantung di depan siswa sekolah menengah al-Fatih pada tanggal 7 April 1983 di Ajdabiyya
Hassan Ahmad al-Kurdi, mahasiswa, karena menjadi anggota Hizbut Tahrir, pada April 1984 dieksekusi di penjara
Abdullah Abu al-Qasim al-Maslani, mahasiswa, karena menjadi anggota Hizbut Tahrir, pada bulan April 1984 dieksekusi secara diam-diam di penjara tanpa proses pengadilan
Rasyid Mansour Kaabar, mahasiswa, dinyatakan menjadi pengikut Syeikh Al-Bishti, dihukum gantung pada tanggal 16 April 1984 di Fakultas Farmasi, Universitas Tripoli
Hafidh al-Madani, mahasiswa, dihukum gantung pada tanggal 16 April 1984 di Fakultas Pertanian
Mustafa al-Nouweiri, dihukum gantung pada tanggal 21 April 1984 di Universitas Benghazi
Nimr Salim Isa, Abdullah Hamudah, dan keponakan Saleh Ali al-Zarouk Al-Nawal dibunuh di Tripoli
Majid al-Qudsi ad-Duwaik, Muhammad Bayumi dan al-Faquri. Mereka bertiga dibunuh dengan disiksa oleh intelijen di Tripoli.

d. Pembunuhan yang dilakukan di luar negeri selama tahun 1980-an, antara lain:
1. Mohamed Mustafa Ramadhan (reporter radio, jelas karena menjadi anggota Hizbut Tahrir): pada tanggal 11 April 1980 dia dibunuh di luar masjid setelah shalat Jumat di London
2. Mahmoud Abdel-Salam Nafi (pengacara): 21 April 1980, dibunuh di Inggris
3. Arif Abdul Jalil (pengusaha): 19 April 1980, dibunuh di Roma
4. Abdul Latief al-Muntasir (pengusaha): 21 April 1980, dibunuh di Beirut
5. Gabriel Abdel Razek al-Dinaly, seorang perwira polisi dan penyair populer, pada tanggal 6 April 1985, dibunuh di Bonn, Jerman

sumber: hizb.org.uk (20/10/2011) dan Syahid as-Sunnah an-Nabawiyah (leaflet Hizbut Tahrir, Ramadhan 1403 H-1983 M)

Komentar

Hidup semakin sulit. Tujuh tahun memimpin Presiden SBY dinilai tidak dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan taraf hidup warga miskin. Solidaritas Masyarakat Menggugat SBY mengajukan gugatan warga negara (citizen law suit) terhadap Presiden SBY dengan tuntutan meminta maaf kepada rakyat. (lihat, Detik.com, 24/10)

1. Jangan lupakan yang lebih mendasar, yaitu menggugat sistem sekuler demokrasi kapitalisme yang diadopsi dan diterapkan di negeri ini.
2. Sistem sekuler demokrasi kapitalisme itulah sebab mendasar kemelaratan rakyat. Sistem ini hanya memelaratkan rakyat secara sistematis; dan sebaliknya memperkaya penguasa, para pejabat, para cukong politik, para kapitalis pemilik modal dan kroni mereka bahkan memperkaya asing.
3. Hanya penerapan Syariah Islam dalam bingkai Khilafah Rasyidah sajalah satu-satunya yang mampu mensejahterakan dan memakmurkan rakyat baik muslim maupun non muslim.
[GP]

Artikel yang berkaitan



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...