Rabu, 10 Agustus 2011

Seruan Khilafah dari Masjid Al-Aqsa di Jumat Pertama Ramadhan Mubarak




Seruan Khilafah
Suara Pembebasan. "Islamiyyah, islamiyyah! Bukan nasionalisme dan bukan sukuisme! Bukan timur maupun Barat! Hanya Khilafah Islamiyyah!" teriak seorang pemuda yang diikuti ribuan kaum Muslim di sekitar al-Aqsa pada hari Jumat pertama bulan Ramadhan yang diberkahi di tengah-tengah tekanan Yahudi yang telah membatasi para pemuda untuk memasuki kompleks Al-Aqsa, Jumat, 05/08/2011.

Seperti biasa, Hizbut Tahrir mulai menggelar aktivitas dakwah dan pembinaan di hari Jumat pertama bulan Ramadhan al-Mubarak di Masjid Al-Aqsa yang menyerukan kepada para tentara Muslim secara umum dan tentara Suriah pada khususnya, untuk bekerja menumbangkan rezim dan mendirikan Khilafah.

Beberapa para pemuda Hizbut Tahrir menyampaikan seruannya baik di dalam maupun di luar Masjid, serta meninggikan panji-panji hitam ar-royah Rasulullah Saw. yang mendominasi sekitar Masjid Al-Aqsa.

Para jamaah kaum Muslim berulang kali meneriakkan kalimah dzikir, tahlil serta yel-yel menyerukan kejatuhan penguasa Suriah serta keinginan mereka terhadap penegakkan kembali Khilafah.

Di luar Masjid Al-Aqsa, tepat di depan Masjid, tiga orang syabab pengemban dakwah Hizbut Tahrir silih berdiri dengan latar al-liwa dan ar-royah, bergantian menyampaikan seruannya kepada kaum Muslim, khususnya kepada para tentara di negeri Muslim, terutama di Suriah.

"Al-Khilafah, Al-Khilafah, wahai tentara di Suriah," seru Syeikh Issmat Hamouri, berulang kali menyeru para tentara di negeri-negeri Muslim, tentara Suriah, Libya, Pakistan, Yaman.

"Pada hari ini saya berkata kepada Anda, dari Al-Quds, dari Masjid Al-Aqsa, umat menginginkan Khilafah Islamiyyah," seru Syeikh Issmat disambut berulang kali oleh para jamaah.

Sementara itu di dalam Masjid, para syabab Hizbut Tahrir juga menyampaikan kuliah serta seruannya atas kaum Muslim, termasuk dukungan atas Muslim Suriah untuk menumbangkan rezim serta seruan kepada para tentara untuk mendirikan Khilafah.

Jumat pertama Ramadhan, baik di dalam maupun di luar masjid al-Aqsa, telah menjadi jeritan dan seruan Baitul Maqdis bagi seluruh kaum Muslim, termasuk para tentara di negeri-negeri Muslim. Mereka menegaskan kembali keinginan umat atas Khilafah sebagai solusi atas berbagai persoalan umat hari ini. "Laailaaha illallah al-khilafah wa'dullah," seru mereka.

Subhanallah, semua peristiwa ini menjadi kabar gembira bagi kaum Muslim bahwa perjuangan penegakkan Khilafah yang akan menyatukan umat Islam sedunia ini tidak berhenti, bahkan semakin memperlihatkan kabar gembira sebagaimana Ibnu Asaki meriwayatkan dari Yunus bin Maisarah bahwa Rasulullah Saw., yang telah bersabda:

"Perkara ini (Khilafah) akan ada sesudahku di Madinah, lalu di Syam, lalu di Jazirah, lalu di Iraq, lalu di Madinah, lalu di Al-Quds (Baitul Maqdis). Jika ia (Khilafah) ada di Al-Quds, pusat negerinya akan ada di sana dan siapa pun yang memaksanya (ibu kota) keluar dari sana (Al Quds), ia (Khilafah) tak akan kembali ke sana selamanya." [GP]

Artikel yang berkaitan



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...