Rabu, 10 Agustus 2011

Sepinya Ramadhan 1432 Hijriyah di Kampusku




Multi Bahasa
Suara Pembebasan. Tahun Ini Ramadhan 1432H bertepatan dengan tanggal 1 agustus 2011, yang berarti pula bertepatan dengan masa liburan semester. Sehingga menjadikan agenda ramadhan dikampus “lebih” sepi daripada agenda tahun-tahun sebelumnya.

Kampus muli beraktivitas lagi bulan September, setelah lebaran 1432 H. Sunggguh waku yang cukup panjang. Bagai pengemban dakwah kampus, momentum ramadhan tidak boleh sepi, tidak boleh kering ide dalam mengisi bulan ramadhan dengan berbagai kebaikan, semisal memberi ta’jil buka puasa jama’ah yang masih ada dikampus, melakukan silaturahmi ke dosen/karyawan kampus, meningkatkan kapabilitas diri dengan mengikuti kegiatan—kegiatan training, atau pelatihan managemen. Semua itu insya allah bermanfaat dan memiliki pahala yang besar dihadapan Allah, yang penting kita terus semangat dan ikhlas dalam menjalankan aktivitas tersebut.

Setiap aktivis dakwah kampus juga mestinya sudah membuat program bulan ramadhan ini sehingga setiap harinya ada saja aktivitas dakwah yang dilakukan, meskipun hanya membaca buku/kitab untuk memperbanyak ilmu dan wawasan dalam rangka mempermudah mengkomunikasikan islam ditengah-tengah masyarakat dengan update info yang terjadi ditengah-tengah masyarakat.

Namun, program ini hanya akan menjadi program jika tidak dilakukan dan tidak di evaluasi. Oleh karena ini, kalau kita mencontoh nabi Muhammad SAW beliau membagi waktu itu dalam 3 hal, yakni untuk beribadah kepada Allah, untuk bekerja dan untuk keluarganya. Maka mestinya kita juga memiliki manajemen terhadap waktu yang kita miliki. Sebab waktu inilh yang menjadi modal utama kita dalam melaksanakan setiap aktivitas di dunia ini. Jika modal kita ini habis, maka habis juga waktu kita di dunia, alias sudah di jemput ajal. Kita tidak pernah tahu apakah ini Ramadhan terakhir dalam hidup kita, kita juga tidak tahu akan diberi kesempatan untuk sampai pada Ramadhan tahun depan.

Untuk itu mumpung masih hari ke-2 Ramadhan, maka kali ini harus dioptimalkan dengan baik. Kerena pahala yang diberikan Allah dalam bulan Ramadhan sangat banyak. Untuk ibadah yang berisifat wajib Allah melipatgandakan pahalanya menjadi 70 kali. Sedangkan untuk amalan yang bersifat sunnah Allah memberikan pahala yang selevel dengan pahala amalan wajib. Dan untuk mendapat pahala dibulan Ramadhan juga cukup mudah asal kita mau saja. Memberikan sesuatu untuk berbuka bagi orang lain, kita akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi sedikitpun pahala dia. Jadi kesempatan terbuka lebar untuk menebar kebaikan dan meningkatkan serta membiasakan diri kita dengan kebaikan.

Sekedar mengingatkan, bahwa saat mahasiswa baru dan mahasiswa lama nanti masuk di bulan september, sebagai aktivis dakwah kampus, kita sudah menyiapkan aneka kegiatan untuk menyambut mereka jangan sampai kita juga baru menyiapkan agenda menyambut mahasiswa saat masuk kuliah karena kita juga ikut pulang. Beragam aneka kegiatan yang bisa dilakukan antara lain: istihlal atau biasa dikenal halal bi halal, silaturahmi ke dosen/karyawan kampus, training managemen waktu untuk mahasiswa baru, tasyakuran untuk mahasiswa baru, dan kegiatan serupa lainnya. Yang menjadi catatan adalah bahwa kegiatan tahun ini jangan sampai sama denga agenda tahun sebelumnya, harus ada sesuatu yang baru yang menarik mahasiswa baru untuk itulah pada saat ini semua itu disiapkan, sehingga pas nanti masuk kuliah, kita siap action menjalankan rencana yang dibuat saat Ramadhan.

Pahala kita dalam menjalankan dakwah sungguh sangat besar, walaupun hanya sekedar merancang suatu event kegiatan. Andaikan kegiatan itu berhasil terlaksana, maka setiap bacaan ayat suci al Qur’an yang dibaca dalam acara, maka kita juga dapat pahalanya, andaikan dari peserta yang hadir itu terdapat 10 orang yang bersedia ngaji untuk menjadi aktivis dakwah kampus maka kita juga akan kebagaian pahalanya dari aktivitas kebaikan yang dilakukan oleh 10 orang tersebut. Untuk itu kita harus semangat dan semangat lagi, karena setiap hal yang kita lakukan untuk dakwah ini tidak akan sia-sia. Semuanya akan mendapatkan balasannya kelak pada waktunya, insya Allah.

Akhirnya, siapkan agenda dakwah kampus untuk menyambut mahasiswa baru/lama. Masa liburan bukan berarti kita juga libur, apalagi libur dalam dakwah. Pulang kampung boleh saja, tapi juga balik lagi ke kampus dengan menyiapkan agenda dakwah kampus ke depan dan meningkatkan kemampuan diri, karena dakwah ini tidak akan habis hingga datang hari akhir. Orang tua kita pun akan bangga bahwa anak-anaknya menjadi anak yang sholeh/ah, yang berarti bahwa tiap kebaikan yang dilakukan maka orang tua kita juga akan mendapatkan pahalanya, bahkan walaupun mereka telah tiada. Subhanallah.

Mari bersemangat berdakwah, sepinya kampus dengan mahasiswa bukan halangan dalam melakukan dakwah, karena setiap kebaikan apapun untuk dakwah ini, sekali lagi, akan mendapatkan balasannya yang setimpal. Untuk itu katakan “Never Ending for Dakwah”. Semoga dengan apa yang kita lakukan mendapatkan kemudahan dan kita di istiqomahkan dalam dakwah ini hingga ajal menjemput kita. Amin. [GP]

Artikel yang berkaitan



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...