Minggu, 17 Juli 2011

Reportase Dialog pembebasan Gema Pembebasan wilayah Sulselbar

Dialog Pembebasan UNHAS
Suara Pembebasan. Dialog pembebasan oleh Gema Pembebasan wilayah Sulselbar yang berlangsung pada hari rabu (8/06/11) bertempat di pelataran gedung Baruga AP. Pettarani UNHAS. Pada dialog kali ini mengangkat tema “Islam Bangkit, Tegakkan Syariah & Khilafah”.

Dialog dipandu oleh moderator Al-Hajar, dengan menampilkan dua orang pemateri, Arief Shidiq selaku ketua Gema Pembebasan wil. Sulselbar dan Muhammad Rahmani selaku sekjen Gema Pembebasan. Pemateri Pertama lebih mengarahkan materinya kepada berbagai masalah dan carut marut yang di alami bangsa ini, dan semuanya tidak dapat disangkal jika diakibatkan oleh sistem kapitalis demokrasi yang diadopsi oleh negeri ini

Sementara Muhammad Rahmani, membahas akar masalah carut-marut bangsa dan memberikan solusi jitu untuk mengatasianya. Islam menjadi bahan galian utama, bebagai masalah yang awal dipaparkan oleh pemateri pertama begitu fasih untuk dipecahkan oleh pemateri kedua dengan solusi Islam tentunya.

Pasa babakan tanya jawab, moderator membukan sesi pertama dengan tiga penanya. Salah satu penanya bernama Sukri mengatakan jika Islam mirip dengan maxisme solsialis, karena sistem Islam dinilai totalitarian baik dalam kepemimpinannya maupun dalam klaim kebenarannya. Kemudian dijwab oleh pemateri kedua dengan mengatakan bahwa tidak semua yang mirip itu sama, “saya dan anda sama-sama memiliki mata, tapi apakah saya sama dengan anda?”. Begitupula Islam, sekalipun mirip, tetap saja Islam memiliki kekhasan yg beda dengan yang lain. Pemateri kedua juga menjelaskan lebih jauh tentang “kesaktian” Islam menciptakan sebuah masyarakat yang makmur dan sejahtera, dengan begitu hanya Islam yang pantas menjadi Ideologi global. [GP]

Artikel yang berkaitan



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...