Kamis, 30 Juni 2011

Koran Republika: HTI Gelar Konferensi Rajab, Acara ini dihadiri sekitar 21 ribu orang

GEMA Pembebasan. Ribuan umat Islam yang tergabung dalam Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) mengikuti Konferensi Rajab 1432 Hijriah di Stadion Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (29/6). Konferensi ini diadakan untuk memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW.

Menurut Juru Bicara HTI Muhammad Ismail Yusanto, kegiatan ini diselenggarakan sebagai sarana untuk mencerdaskan dan mencerahkan umat. Konferensi ini juga dimaksudkan untuk memompakan semangat dan optimisme umat. “Semuanya demi keberhasilan perjuangan dan penegakan kembali syariat Islam,” ujar Ismail.

Ismail mengatakan, penerapan syariat Islam merupakan wujud keimanan dan kecintaan terhadap Indonesia. “Penerapan ini mutlak diperlukan sebagai jalan penyelesaian atas berbagai persoalan.”

Ia melihat, saat ini Indonesia dirundung masalah di berbagai bidang. Misalnya, tingginya angka kemiskinan, pengangguran, mahalnya biaya kesehatan, korupsi, dan penguasaan kekayaan oleh asing. Semua ini semakin menjauhkan impian akan terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur. “Hal ini disebabkan oleh penerapan sistem yang salah. HTI memberikan solusi bahwa penerapan syariah mampu menjawab permasalahan tersebut.”

Acara bertemakan “Hidup Sejahtera di Bawah Naungan Khilafah” ini berlangsung meriah dengan dihadiri sekitar 21 ribu umat Islam. Ismail mengatakan, kesadaran masyarakat Indonesia yang mayoritas Muslim untuk menerapkan syariat Islam kian meningkat. “Umat Islam di Indonesia harus mengembalikan identitas Islam,” ujarnya.

Konferensi Rajab ini, lanjut Ismail, merupakan momentum bagi HTI untuk mendakwahkan dan mengajak kaum Muslim menegakkan syariat Islam. “Sebab, hal itu merupakan syariat yang mengikat atas seluruh kaum Muslim.”

Kegiatan yang digelar di Jakarta Selatan ini merupakan puncak dari rangkaian konferensi yang sebelumnya berlangsung di 29 kota di Indonesia. “Kita mulai dari Banjarmasin hingga Jakarta.”

Dalam Konferensi Rajab ini, sekitar 21 ribu umat Islam telah memadati Stadion Lebak Bulus sejak pukul 08.00 WIB. Hampir seluruh tribun stadion dipenuhi peserta konferensi yang hampir semuanya berbusana putih.

Tuti, salah seorang peserta asal Karawang, Jawa Barat, mengatakan, ia tiba di Stadion Lebak Bulus pada pukul 06.00 WIB. Ia datang bersama ribuan peserta lain asal Karawang. “Saya datang demi menegakkan syariat Islam di Indonesia,” ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung sekitar lima jam tersebut menimbulkan antrean panjang kendaraan. Berdasarkan pantauan Republika, kepadatan kendaraan terjadi mulai dari Jalan Ir H Juanda, Ciputat, hingga ke arah Stadion Lebak Bulus. Antrean terjadi karena sebagian ruas Jalan TB Simatupang menjadi tempat parkir bagi bus rombongan peserta Konferensi Rajab. [GP]

Artikel yang berkaitan



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...