Rabu, 22 Juni 2011

Konferensi Rajab 1432 H Sumbar Luar Biasa

Konjab Sumbar
GEMA Pembebasan. Hari Ahad, (20/6) merupakan momentum bersejarah bagi masyarakat Sumbar. Perhelatan akbar akan pentingnya perjuangan menegakkan syariah dan Khilafah untuk pertama kalinya dalam sejarah berhasil diadakan di propinsi ini. Lebih istimewa lagi, karena ini diselenggarakan oleh penyelenggara tunggal, Hizbut Tahrir Indonesia Sumbar. Bahkan, ini merupakan kegiatan pertama HTI Sumbar dengan skala sebesar itu.

Sejak pukul 08.00 WIB, rombongan mulai berdatangan dan memasuki ruangan Konferensi Rajab 1432 H. Karena sejak awal panitia sudah mendapatkan informasi dari berbagai daerah se Sumbar, bahwa antusiasme peserta begitu luar biasa. Bahkan, banyak ulama’ dan tokoh masyarakat yang memaksa hadir, meski sudah disampaikan bahwa kapasitas terbatas. Karena, bagi mereka, inilah momentum terindah yang bisa mereka temukan, sebelum berdirinya Khilafah. Belum tentu, momentum seperti ini akan terulang kembali. Karena itu, panitia pun akhirnya mengubah format konferensi, yang asalnya murni indoor, di dalam aula Asrama Haji Sumbar, hingga menjadi in-outdoor, yaitu di dalam dan luar aula. Tenda yang menampung lebih dari 1500 peserta pun dipersiapkan, plus panggung dan multimedianya. Kira-kira pukul 09.30 WIB, peserta pun mulai memadati tempat konferensi. Tidak kurang dari 3000 peserta hadir pada konferensi ini.

Diiringi dengan tayangan multimedia “Selamat Datang” peserta pun khusyuk mengikuti acara konferensi. Dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci al-Qur’an Ust. Adri, S.Hi. dan saritilawahnya. Kemudian disambung dengan Opening Speech DPD I HTI Sumbar, yang diwakili oleh Ust. Dr. H. Ardi Muluk, MM. Dilanjutkan dengan Orasi Politik yang disampaikan oleh Ust. Ir. Jamal Husni, MM. yang membeberkan fakta “Indonesia dalam Cengkraman Kapitalisme Global”. Diteruskan dengan Orasi Politik yang disampaikan oleh Buya Drs. H. Sudirman, salah seorang ulama’ yang berpengaruh di Sumbar, dengan tema “Khilafah Sebagai Solusi”.

Ketika peserta mulai merindukan Khilafah, tampil orasi politik berikutnya yang memberikan “Gambaran Hidup sejahtera di bawah Naungan Khilafah” yang disampaikan oleh Ust. Basralian, M.Ag, Ketua Korps Muballigh Profesional Padang, dan Ust. Unrizal, M.Ag, salah seorang ulama’ muda asal Padang. Dilanjutkan dengan orasi politik Ust. Amrizal, M.Ag dari Pariaman, dan Ust. Juanda Pane, M.Ag dari Agam, dengan tema “Khilafah Negara Adidaya Masa Depan yang Mensejahterakan”. Disambung dengan orasi politik dari ulama’ alas Bukittinggi, alumni Madinah dan lama mukim di Timur Tingeh, Ust. Buya H. Hasan Nasiruddin, Lc. MA dengan tema “Tegaknya Khilafah Janji Allah”.

Puncak acara pun ditutup dengan seruan hangat yang disampaikan oleh Ketua DPP HTI, KH Hafidz Abdurrahman, MA dengan tema “Seruan Hangat Hizbut Tahrir kepada Umat” diikuti dengan “Renungan” dan “Doa”. Peserta pun tampak antusias. Mereka pun semakin yakin, bahwa perjungan menegakkan syariah dan Khilafah ini tidak lama lagi. Dalam testimoninya, Buya Dr. H. Sudirman, yang juga ulama’ sepuh dan berpengaruh di Sumbar itu pun menyatakan, “Mari kita berjuang bersama Hizbut Tahrir, karena Hizbut Tahrirlah yang sungguh-sungguh berjuang untuk menegakkan syariah dan Khilafah.. Jangan takut berjuang dengan Hizbut Tahrir. Hizbur tidak melakukan aktivitas yang lain, kecuali dakwah. Menyampaikan kebenaran.”

Artikel yang berkaitan



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...